Waspadai Hujan dan Banjir, Apa Itu Water Hammer?

Musikpedia – Hujan deras dan banjir bukan hanya menghadirkan tantangan bagi pengemudi di jalan raya, tetapi juga membawa risiko serius bagi kesehatan mesin mobil Anda. Salah satu ancaman yang mungkin tidak banyak diketahui adalah fenomena yang disebut “Water Hammer.” Dikutip dari situs resmi Hyundai, berikut apa itu Water Hammer dan mengapa kita harus benar-benar waspada terhadapnya.

Saat air memasuki mesin melalui jalur udara masuk, bukan hanya mesin yang terendam, tetapi juga kita harus berhadapan dengan Water Hammer. Fenomena ini terjadi ketika air, yang tidak dapat ditekan seperti bahan bakar, memasuki ruang pembakaran mesin.

Read More

Air dengan kekuatan yang tidak dapat diremehkan dapat merusak komponen mesin. Saat air membanjiri ruang bakar, tekanan yang dihasilkan akan mendorong piston dan komponen internal mesin dengan kekuatan yang cukup untuk menyebabkan kerusakan serius.

Ilustrasi banjir (Pixabay/David Mark)

Dampak Water Hammer pada Mesin: Overhaul atau Penggantian?

Ketika Water Hammer terjadi, mesin tidak dapat dianggap sehat lagi. Kerusakan internal yang berat dapat menyebabkan perlunya tindakan drastis seperti overhaul atau bahkan penggantian seluruh blok mesin. Hujan yang tampaknya tidak berbahaya bisa menjadi penyebab utama kerugian finansial yang signifikan.

Bagaimana kita melindungi mesin dari Water Hammer? Patokan ketinggian air bukanlah hanya pada knalpot. Jalur udara masuk, yang sering tersembunyi di balik kap mesin, harus diperhatikan. Pastikan bahwa pipa udara masuk tidak memungkinkan air untuk masuk. Ini adalah langkah pertama untuk mencegah Water Hammer.

Selain itu, pintu dan firewall juga dapat menjadi rute bagi air kotor untuk masuk ke dalam kabin. Jika air memasuki kabin, pembersihan mendalam hingga ke karpet dan melepas karpet untuk dibersihkan menjadi tindakan yang diperlukan. Jangan biarkan bau dan karat merayap ke dalam interior mobil Anda.

Komponen Elektrikal: Rentan Terhadap Air

Tak kalah pentingnya adalah melindungi komponen elektrikal mobil. Kotak sekring dan ECU (Engine Control Unit) dapat menjadi korban jika terendam air. Korsleting dan kerusakan listrik dapat menyebabkan sistem mobil tidak berfungsi dengan baik. Pastikan untuk memeriksa dan melindungi komponen elektrikal dari risiko air.

Dalam musim hujan dan banjir, kehati-hatian adalah kunci. Ingatlah, pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati.

Sumber: www.suara.com

Related posts