Apa Itu Bensin Basi? Apa Efeknya pada Mesin Mobil?

Musikpedia – Bensin yang terlalu lama disimpan atau melewati batas masa pakai dapat dikategorikan sebagai bensin basi.

Faktor-faktor seperti kelembaban, pengendapan, oksidasi, atau kontaminasi zat lain dapat mengakibatkan penurunan kualitas bensin seiring berjalannya waktu.

Read More

Kualitas bensin diukur melalui bilangan oktan (RON), yang menunjukkan tingkat tekanan sebelum bensin terbakar secara spontan. Semakin rendah oktannya, semakin rendah kualitas bensin.

Dikutip dari situs resmi Suzuki, masa kadaluarsa bensin bervariasi tergantung pada kondisi penyimpanan, jenis bensin, dan aditif yang ditambahkan.

Secara umum, masa kadaluarsa diperkirakan sekitar 6 bulan jika bensin berada dalam tangki kendaraan. Faktor seperti suhu, kelembaban, dan komposisi bensin dapat mempengaruhi masa kadaluarsa ini.

Ilustrasi isi bensin (pixabay)

Dampak Jika Menggunakan Bensin Basi

1. Penurunan Performa Mesin

Bensin basi dengan oktan rendah dapat menyebabkan penurunan performa mesin mobil maupun motor, kehilangan akselerasi, dan munculnya gejala knocking pada mesin.

2. Kerusakan pada Sistem Bahan Bakar

Endapan dan sedimen dari bensin basi dapat merusak sistem bahan bakar, menyumbat filter, dan menghambat aliran bahan bakar.

3. Peningkatan Emisi Polutan

Pembakaran tidak sempurna bensin basi menghasilkan lebih banyak gas buang beracun, seperti CO, NOx, dan HC, yang berkontribusi pada polusi udara.

4. Kerusakan Komponen Mesin

Bensin kadaluarsa dapat merusak komponen mesin seperti injektor, pompa bahan bakar, dan karburator, menyebabkan penurunan performa.

5. Konsumsi Bahan Bakar Menjadi Lebih Boros

Efisiensi bahan bakar menurun, mengakibatkan kendaraan menghabiskan lebih banyak bahan bakar dan jarak tempuh per liter berkurang.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan masa pakai bensin dan menghindari penggunaan bensin yang sudah melewati batas kadaluarsa untuk menjaga kesehatan dan kinerja kendaraan Anda.

Sumber: www.suara.com

Related posts